yang saya impikan, tapi minimal putusnya mata rantai kebodohan keterbelakangan sehingga suatu
saat di kemudian hari budaya mengadu nasib di
kota besar atau di luar negri sebagai buruh kasar karena skil minim, total hilang,
merka akan bangga dengan kampung
merka akan bangga dengan kampung
halamanya sendiri. bangga dengan kampung halamanya sendiri sehingga akan bangga
membangun kampung halamanya sendiri dimana
mereka di lahirkan, dimana nenek moyang mereka di kuburkan
Tapi pada sat ini sesuatu yang tidak saya harpka datang, anggap saja ini adalah sebuah wasilah
Tapi pada sat ini sesuatu yang tidak saya harpka datang, anggap saja ini adalah sebuah wasilah
tangga untuk menuju sesuatu yang saya impikan.
seperti untuk dapat menik mati mimpi kita harus melalui wasilah tidur.
Untuk itu.
Saya
Muhammad ABdul Bar
Sang Mantan sopir bus malam, yang berlatar belakang kelam
menyampaikan ucapan
TERIMAKASIH YANG LUAR BIASA
kepada :
TERIMAKASIH YANG LUAR BIASA
kepada :
TELKOMSEL
Yang telah peduli dan perhatian kepada saya sehingga saya di masukkan sebagai
salah satu peserta penerima anugerah dalam rangka Ulang tahun TELOKMSEL yang ke 21
Hal tersebut tidak lepas peran serta dari dewan Yuri tokoh nasional dunia. Untuk itu ucapan terimakasih yang tiada tara juga saya sampaikan kepada Yth.
Budiman Tanuredjo
Pemimpin Redaksi
Harian Kompas
Prof. Rhenald
Kasali, Ph.D
Pendiri Yayasan Rumah Perubahan
PRIYANTONO
RUDITO
Direktur Human Capital Management Telkomsel
Yoris Sebastian
Pendiri OMG Creative
Consulting
Tri Mumpuni
Pendiri Institut Bisnis dan
Ekonomi Kerakyatan (IBEKA)
Hari pertama menginap di Hotel Pullman Tamrin











